1txt

Penyakit Jamuran pada LELE sembuh dengan Bawang Putih

 


Obat Jamur Ikan Lele - Bintik-bintik putih pada sekujur tubuh ikan lele yang akan menyebabkan lendir pada kulit ikan lele menjadi hilang serta akan mengakibatkan kulit ikan lele menjadi melepuh dan pada ujungnya akan terjadi kematian, biasanya itu disebabkan oleh penyakit aeromonas. untuk mencegahnya rekan budidaya dapat melakukan cara seperti dibawah ini:

  1. Lakukan Perawatan air secara intensif.
  2. Rawat air kolam Siram dengan menggunakan probiotic dan herbal.
  3. Segera ganti air bila kualitas air sudah mulai jelek
  4. Dalam pemberian pakan diseduh terlebih dahulu menggunakan air hangat serta dicampur dengan obat herbal serta vitamin dan probiotic.

Bila ikan lele rekan budidaya sudah terlanjur terserang oleh penyakit aeromonas ini maka rekan budidaya dapat meramu obat herbal seperti berikut:

  • Siapkan 2 biji Bawang Putih,
  • 10 Lembar Daun Sirih, 1/4 kg Kunir, 
  • 10 lembar Daun Pepaya.


Bila rekan budidaya tidak menemukan daun pepaya rekan juga bisa menggunakan daun jambu biji atau daun kipahit.

Cara Meramu dan menggunakannya :
yaitu dengan menghaluskan semua di atas (bisa di blender) lalu di rebus dengan menggunakan 2 liter air bersih biarkan sampai dingin. Untuk penggunaannya rekan budidaya lele dapat menyiramkannya ke dalam kolam dengan dosis 1 gelas per hari (lakukan sampai ikan benar-benar sembuh) tapi perlu diperhatian bahwa lele yg sudah terserang penyakit walau bisa di obati tetap saja akan ada yang mati, untuk itu pencegahan lebih baik daripada mengoati.


Manfaat Bawang Putih untuk Ternak LELE

 


Obat Jamur Ikan Lele - Bintik-bintik putih pada sekujur tubuh ikan lele yang akan menyebabkan lendir pada kulit ikan lele menjadi hilang serta akan mengakibatkan kulit ikan lele menjadi melepuh dan pada ujungnya akan terjadi kematian, biasanya itu disebabkan oleh penyakit aeromonas. untuk mencegahnya rekan budidaya dapat melakukan cara seperti dibawah ini:

  1. Lakukan Perawatan air secara intensif.
  2. Rawat air kolam Siram dengan menggunakan probiotic dan herbal.
  3. Segera ganti air bila kualitas air sudah mulai jelek
  4. Dalam pemberian pakan diseduh terlebih dahulu menggunakan air hangat serta dicampur dengan obat herbal serta vitamin dan probiotic.

Bila ikan lele rekan budidaya sudah terlanjur terserang oleh penyakit aeromonas ini maka rekan budidaya dapat meramu obat herbal seperti berikut:

  • Siapkan 2 biji Bawang Putih,
  • 10 Lembar Daun Sirih, 1/4 kg Kunir, 
  • 10 lembar Daun Pepaya.

Bila rekan budidaya tidak menemukan daun pepaya rekan juga bisa menggunakan daun jambu biji atau daun kipahit.

Cara Meramu dan menggunakannya :
yaitu dengan menghaluskan semua di atas (bisa di blender) lalu di rebus dengan menggunakan 2 liter air bersih biarkan sampai dingin. Untuk penggunaannya rekan budidaya lele dapat menyiramkannya ke dalam kolam dengan dosis 1 gelas per hari (lakukan sampai ikan benar-benar sembuh) tapi perlu diperhatian bahwa lele yg sudah terserang penyakit walau bisa di obati tetap saja akan ada yang mati, untuk itu pencegahan lebih baik daripada mengoati.

BACA JUGA :

DuniaPeternakanSukses.my ChannelYoutube Suryonokokara .

Obat LELE Jamuran Dengan BAwang Putih

 


Obat Jamur Ikan Lele - Bintik-bintik putih pada sekujur tubuh ikan lele yang akan menyebabkan lendir pada kulit ikan lele menjadi hilang serta akan mengakibatkan kulit ikan lele menjadi melepuh dan pada ujungnya akan terjadi kematian, biasanya itu disebabkan oleh penyakit aeromonas. untuk mencegahnya rekan budidaya dapat melakukan cara seperti dibawah ini:

  1. Lakukan Perawatan air secara intensif.
  2. Rawat air kolam Siram dengan menggunakan probiotic dan herbal.
  3. Segera ganti air bila kualitas air sudah mulai jelek
  4. Dalam pemberian pakan diseduh terlebih dahulu menggunakan air hangat serta dicampur dengan obat herbal serta vitamin dan probiotic.

Bila ikan lele rekan budidaya sudah terlanjur terserang oleh penyakit aeromonas ini maka rekan budidaya dapat meramu obat herbal seperti berikut:

  • Siapkan 2 biji Bawang Putih,
  • 10 Lembar Daun Sirih, 1/4 kg Kunir, 
  • 10 lembar Daun Pepaya.


Bila rekan budidaya tidak menemukan daun pepaya rekan juga bisa menggunakan daun jambu biji atau daun kipahit.

Cara Meramu dan menggunakannya :
yaitu dengan menghaluskan semua di atas (bisa di blender) lalu di rebus dengan menggunakan 2 liter air bersih biarkan sampai dingin. Untuk penggunaannya rekan budidaya lele dapat menyiramkannya ke dalam kolam dengan dosis 1 gelas per hari (lakukan sampai ikan benar-benar sembuh) tapi perlu diperhatian bahwa lele yg sudah terserang penyakit walau bisa di obati tetap saja akan ada yang mati, untuk itu pencegahan lebih baik daripada mengoati.


Cara berternak Ikan NILA

 Ikan nila merupakan jenis ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.



Coba saja lihat, baik itu di warung kaki lima hingga restoran sekalipun, hampir semua menyediakan menu ikan nila.

Karena hal inilah, prospek bisnis budidaya ikan nila sangat baik ke depannya. 

Nah untuk kamu yang mau mendulang keuntungan dari bisnis tersebut, sebaiknya ketahui dulu langkah paling dasar untuk memulai bisnis budidaya ikan nila.

Jika kamu mengikuti cara berikut, maka kemungkinan untuk menjadi jutawan pun semakin terbuka lebar.

Maka dari itu, simak sampai habis ya artikel ini!

Cara budidaya ikan nila yang mudah diikuti oleh pemula

1. Pemilihan lokasi kolam ikan nila

Langkah paling pertama yang harus dilakukan adalah memilih lokasi kolam yang cocok untuk tumbuh kembang ikan nila.

Tahap ini menjadi tahap yang esensial, karena ikan nila tak bisa tumbuh dengan baik jika lokasi kolam tidak bagus. Berikut persyaratan kolam ikan nila yang sebaiknya kamu ikuti:

- Dasar dan dinding kolam terbuat dari jenis tanah liat karena memiliki sifat yang tahan air

- Kemiringan tanah sekitar 3-5%, agar proses pengairan lebih mudah dilakukan

- Air tidak keruh dan tidak terkontaminasi bahan kimia. Lebih baik lagi jika pH air netral antara 6,5 hingga 8,6, dengan suhu 25-30 derajat

- Tingkat kecerahan kolam 20-30 cm (diukur dengan secchi disc)

- Debit air kolam tenang, sekitar 8-15 liter/detik.

2. Lakukan pengolahan kolam untuk ternak ikan nila

Sebelum digunakan, kolam harus diolah terlebih dahulu dua minggu sebelumnya.

Lakukan dengan tahapan-tahapan berikut:

- Keringkan dasar kolam dengan menjemurnya selama beberapa hari

- Bersihkan dasar kolam dari sisa rerumputan, lalu cangkul dan ratakan

- Pasang saringan pada pintu masuk dan keluarnya air

- Taburkan kapur tohor atau kapur pertanian untuk memberantas hama dan memperbaiki pH tanah

- Taburkan pupuk kandang sebanyak 10 m2 dan cangkul bersama tanah dasar kolam.

- Sebarkan juga di depan pintu masuk air untuk mendorong pertumbuhan fitoplankton yang menjadi pakan alami ikan nila.

3. Pengairan kolam budidaya ikan nila

Aliri kolam dengan air sedalam 5 - 10 cm, dan biarkan selama 2 hingga 3 hari.

Setelah dibiarkan, lakukan pengairan lagi hingga mencapai 100 cm dari dasar kolam. 

4. Pemilihan dan penebaran bibit ikan nila

Setelah kolam siap untuk diisi, saatnya memilih dan menebarkan bibit ikan nila.

Untuk mendapatkan bibit ikan nila, ada dua cara yang bisa kamu tempuh.

Yang pertama, dapatkan langsung dari indukan ikan nila.

Yang kedua, beli langsung bibit ikan nila di pasar.

Mengingat cara yang kedua akan lebih mudah, maka kamu disarankan untuk memilih cara kedua.

Pastikan untuk memilih bibit ikan nila yang berkualitas.

Sebaiknya jangan keberatan jika harga bibit ikan nila yang hendak dipilih lebih mahal, asal kualitasnya bagus.

Salah satu caranya adalah dengan memilih bibit yang memiliki warna yang sama, dan setiap bibit memiliki berat kurang lebih 30 gram.


5. Pemeliharaan, pemberian pakan ikan nila, dan panen

Terakhir, ketika kolam sudah diisi ikan nila, kamu masuk ke dalam tahap pemeliharaan.

Dalam tahap ini, kamu harus memerhatikan pemberian pakan ikan, memonitor kondisi kolam, dan mengganti air kolam secara rutin.

Beri pakan ikan nila 2 hingga 3 kali sehari dengan pelet berkualitas tinggi. Jaga ketinggian kolam pada kedalaman 75-100 cm.

Apabila air sudah keruh, kamu harus segera mengganti air tersebut. 

Umumnya setelah 3-6 bulan, ikan nila akan mencapai berat idealnya, yaitu sekitar 500 gram.

Jika sudah melewati waktu tersebut, artinya ikan sudah siap dipanen.

Pemanenan bisa dilakukan menggunakan jaring. 

Fatka tentang ikan nila, selain lezat, manfaat ikan nila juga sangat banyak!

Olahan makanan dari ikan nila sangat banyak ditemui di restoran Indonesia.

Mengolahnya sendiri di rumah pun bukanlah hal yang susah untuk dilakukan.

Apalagi rasanya sangat lezat.

Tapi, tahukah kamu bahwa selain lezat, manfaat ikan nila untuk kesehatan tubuh sangatlah banyak?

Kandungan gizi ikan nila

Dilansir dari Sehatq, dalam 100 gram ikan nila, terkandung sekitar 26 gram protein dan hanya 128 kalori.

Ikan ini juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Lebih lengkapnya, kamu bisa melihat kadar lengkap vitamin dan mineral yang terkandung dalam sekitar 100 gram ikan nila:

    • Kalori: 128
    • Karbohidrat: 0 gram
    • Protein: 26 gram
    • Lemak : 3 gram
    • Vitamin B3: 24% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Vitamin B12: 31% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Fosfor : 20% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Selenium: 78% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Kalium: 20% dari rekomendasi konsumsi harian.

Manfaat ikan nila untuk kesehatan tubuh

1. Cocok untuk kamu yang sedang diet

Ikan nila tinggi akan kandungan protein, tapi rendah lemak dan kalori.

Inilah yang menyebabkan ikan nila dapat membantu kamu yang sedang dalam program penurunan berat badan.

2. Mencegah penuaan dini

Terdapat kandungan selenium di dalam ikan nila.

Selenium merupakan antioksidan yang dapat menstimulasi vitamin E dan C, yang baik untuk elastisitas kulit.

Sering-sering makan ikan nila kalau kamu mau selalu terlihat muda!

3. Baik untuk perkembangan tubuh anak

Protein hewani sangat baik untuk perkembangan organ, membran, sel, dan otot.

Lantaran tinggi akan kandungan protein hewani, ikan nila sangatlah cocok bagi perkembangan tubuh anak.

Itu dia 5 langkah dasar memulai bisnis budidaya ikan nila serta manfaat yang bisa didapatkan.

BAwang Putih Obat Lele sakit Jamuran


Obat Jamur Ikan Lele - Bintik-bintik putih pada sekujur tubuh ikan lele yang akan menyebabkan lendir pada kulit ikan lele menjadi hilang serta akan mengakibatkan kulit ikan lele menjadi melepuh dan pada ujungnya akan terjadi kematian, biasanya itu disebabkan oleh penyakit aeromonas. untuk mencegahnya rekan budidaya dapat melakukan cara seperti dibawah ini:

  1. Lakukan Perawatan air secara intensif.
  2. Rawat air kolam Siram dengan menggunakan probiotic dan herbal.
  3. Segera ganti air bila kualitas air sudah mulai jelek
  4. Dalam pemberian pakan diseduh terlebih dahulu menggunakan air hangat serta dicampur dengan obat herbal serta vitamin dan probiotic.

Bila ikan lele rekan budidaya sudah terlanjur terserang oleh penyakit aeromonas ini maka rekan budidaya dapat meramu obat herbal seperti berikut:

  • Siapkan 2 biji Bawang Putih,
  • 10 Lembar Daun Sirih, 1/4 kg Kunir, 
  • 10 lembar Daun Pepaya.


Bila rekan budidaya tidak menemukan daun pepaya rekan juga bisa menggunakan daun jambu biji atau daun kipahit.

Cara Meramu dan menggunakannya :
yaitu dengan menghaluskan semua di atas (bisa di blender) lalu di rebus dengan menggunakan 2 liter air bersih biarkan sampai dingin. Untuk penggunaannya rekan budidaya lele dapat menyiramkannya ke dalam kolam dengan dosis 1 gelas per hari (lakukan sampai ikan benar-benar sembuh) tapi perlu diperhatian bahwa lele yg sudah terserang penyakit walau bisa di obati tetap saja akan ada yang mati, untuk itu pencegahan lebih baik daripada mengobati.


Budidaya Ikan Nila

 Ikan nila merupakan jenis ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.



Coba saja lihat, baik itu di warung kaki lima hingga restoran sekalipun, hampir semua menyediakan menu ikan nila.

Karena hal inilah, prospek bisnis budidaya ikan nila sangat baik ke depannya. 

Nah untuk kamu yang mau mendulang keuntungan dari bisnis tersebut, sebaiknya ketahui dulu langkah paling dasar untuk memulai bisnis budidaya ikan nila.

Jika kamu mengikuti cara berikut, maka kemungkinan untuk menjadi jutawan pun semakin terbuka lebar.

Maka dari itu, simak sampai habis ya artikel ini!

Cara budidaya ikan nila yang mudah diikuti oleh pemula

1. Pemilihan lokasi kolam ikan nila

Langkah paling pertama yang harus dilakukan adalah memilih lokasi kolam yang cocok untuk tumbuh kembang ikan nila.

Tahap ini menjadi tahap yang esensial, karena ikan nila tak bisa tumbuh dengan baik jika lokasi kolam tidak bagus. Berikut persyaratan kolam ikan nila yang sebaiknya kamu ikuti:

- Dasar dan dinding kolam terbuat dari jenis tanah liat karena memiliki sifat yang tahan air

- Kemiringan tanah sekitar 3-5%, agar proses pengairan lebih mudah dilakukan

- Air tidak keruh dan tidak terkontaminasi bahan kimia. Lebih baik lagi jika pH air netral antara 6,5 hingga 8,6, dengan suhu 25-30 derajat

- Tingkat kecerahan kolam 20-30 cm (diukur dengan secchi disc)

- Debit air kolam tenang, sekitar 8-15 liter/detik.

2. Lakukan pengolahan kolam untuk ternak ikan nila

Sebelum digunakan, kolam harus diolah terlebih dahulu dua minggu sebelumnya.

Lakukan dengan tahapan-tahapan berikut:

- Keringkan dasar kolam dengan menjemurnya selama beberapa hari

- Bersihkan dasar kolam dari sisa rerumputan, lalu cangkul dan ratakan

- Pasang saringan pada pintu masuk dan keluarnya air

- Taburkan kapur tohor atau kapur pertanian untuk memberantas hama dan memperbaiki pH tanah

- Taburkan pupuk kandang sebanyak 10 m2 dan cangkul bersama tanah dasar kolam.

- Sebarkan juga di depan pintu masuk air untuk mendorong pertumbuhan fitoplankton yang menjadi pakan alami ikan nila.

3. Pengairan kolam budidaya ikan nila

Aliri kolam dengan air sedalam 5 - 10 cm, dan biarkan selama 2 hingga 3 hari.

Setelah dibiarkan, lakukan pengairan lagi hingga mencapai 100 cm dari dasar kolam. 

4. Pemilihan dan penebaran bibit ikan nila

Setelah kolam siap untuk diisi, saatnya memilih dan menebarkan bibit ikan nila.

Untuk mendapatkan bibit ikan nila, ada dua cara yang bisa kamu tempuh.

Yang pertama, dapatkan langsung dari indukan ikan nila.

Yang kedua, beli langsung bibit ikan nila di pasar.

Mengingat cara yang kedua akan lebih mudah, maka kamu disarankan untuk memilih cara kedua.

Pastikan untuk memilih bibit ikan nila yang berkualitas.

Sebaiknya jangan keberatan jika harga bibit ikan nila yang hendak dipilih lebih mahal, asal kualitasnya bagus.

Salah satu caranya adalah dengan memilih bibit yang memiliki warna yang sama, dan setiap bibit memiliki berat kurang lebih 30 gram.


5. Pemeliharaan, pemberian pakan ikan nila, dan panen

Terakhir, ketika kolam sudah diisi ikan nila, kamu masuk ke dalam tahap pemeliharaan.

Dalam tahap ini, kamu harus memerhatikan pemberian pakan ikan, memonitor kondisi kolam, dan mengganti air kolam secara rutin.

Beri pakan ikan nila 2 hingga 3 kali sehari dengan pelet berkualitas tinggi. Jaga ketinggian kolam pada kedalaman 75-100 cm.

Apabila air sudah keruh, kamu harus segera mengganti air tersebut. 

Umumnya setelah 3-6 bulan, ikan nila akan mencapai berat idealnya, yaitu sekitar 500 gram.

Jika sudah melewati waktu tersebut, artinya ikan sudah siap dipanen.

Pemanenan bisa dilakukan menggunakan jaring. 

Fatka tentang ikan nila, selain lezat, manfaat ikan nila juga sangat banyak!

Olahan makanan dari ikan nila sangat banyak ditemui di restoran Indonesia.

Mengolahnya sendiri di rumah pun bukanlah hal yang susah untuk dilakukan.

Apalagi rasanya sangat lezat.

Tapi, tahukah kamu bahwa selain lezat, manfaat ikan nila untuk kesehatan tubuh sangatlah banyak?

Kandungan gizi ikan nila

Dilansir dari Sehatq, dalam 100 gram ikan nila, terkandung sekitar 26 gram protein dan hanya 128 kalori.

Ikan ini juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Lebih lengkapnya, kamu bisa melihat kadar lengkap vitamin dan mineral yang terkandung dalam sekitar 100 gram ikan nila:

    • Kalori: 128
    • Karbohidrat: 0 gram
    • Protein: 26 gram
    • Lemak : 3 gram
    • Vitamin B3: 24% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Vitamin B12: 31% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Fosfor : 20% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Selenium: 78% dari rekomendasi konsumsi harian
    • Kalium: 20% dari rekomendasi konsumsi harian.

Manfaat ikan nila untuk kesehatan tubuh

1. Cocok untuk kamu yang sedang diet

Ikan nila tinggi akan kandungan protein, tapi rendah lemak dan kalori.

Inilah yang menyebabkan ikan nila dapat membantu kamu yang sedang dalam program penurunan berat badan.

2. Mencegah penuaan dini

Terdapat kandungan selenium di dalam ikan nila.

Selenium merupakan antioksidan yang dapat menstimulasi vitamin E dan C, yang baik untuk elastisitas kulit.

Sering-sering makan ikan nila kalau kamu mau selalu terlihat muda!

3. Baik untuk perkembangan tubuh anak

Protein hewani sangat baik untuk perkembangan organ, membran, sel, dan otot.

Lantaran tinggi akan kandungan protein hewani, ikan nila sangatlah cocok bagi perkembangan tubuh anak.

Itu dia 5 langkah dasar memulai bisnis budidaya ikan nila serta manfaat yang bisa didapatkan.

Jenis Ikan Cupang

  Bagi Anda yang sedang mencari hewan peliharaan, mungkin ikan cupang bisa menjadi solusinya. Ikan yang satu ini sangat mudah dipelihara, lho. Selain dapat dijadikan hobi, memelihara ikan juga dapat membantu Anda menghilangkan stressNah, jika tertartik untuk membeli ikan cupang, yuk simak dulu artikel berikut ini untuk mengetahui 20 jenis ikan cupang yang bisa Anda dapatkan di pasaran.

1. Halfmoon yang Cantik


Sesuai dengan namanya, ciri khas ikan cupang yang satu ini memiliki sirip dan ekor yang seolah-olah menyatu dan membentuk setengah lingkaran. Sangat indah, bukan?

2. Crown Tail atau Cupang Serit


Selain cupang Halfmoon, cupang Crown Tail ini juga memiliki ciri khas yang sesuai dengan namanya. Dinamakan Crown Tail atau ‘ekor mahkota’ karena ekornya yang akan membentuk seperti mahkota ketika dibalik. Ikan yang satu ini juga tergolong jenis ikan cupang yang mahal karena cukup langka di pasaran.

3. Double Tail, Jenis Ikan Cupang yang Langka



Cupang Double Tail yang ekornya bercabang dua ini sangat indah karena siripnya yang lebar. Tapi, ikan ini terkenal sulit dikembangkan,. Hal itulah yang membuatnya langka.

4. Jenis Ikan Cupang HMPK


Nama ikan cupang ini sendiri berasal dari singkatan hasil perkembangbiakan antara cupang Halfmoon dan Plakat. Ikan ini termasuk dalam jenis ikan cupang aduan dan hias.

5. Jenis Ikan Cupang Sawah


Ikan yang satu ini termasuk dalam jenis ikan liar. Karena jauh dari jangkauan manusia itulah, harga Cupang Sawah tergolong mahal,. Jika semakin bagus dan besar, harganya juga otomatis semakin mahal.

6. Paradise (Marcopodus opercularis)


 

Cupang Paradise banyak ditemukan di daerah persungaian Sumatra, Kalimantan, dan juga Sulawesi. Ciri khas dari ikan ini adalah ekornya yang bercabang.

7. Si Lincah Sarawak



Cupang Sarawak adalah jenis yang mudah beradaptasi degan alam. Bahkan, ia dapat hidup pada air bertekanan tinggi. Keren, ya!

8. Jenis Ikang Cupang Fancy


Cupang Fancy terkenal memiliki warna yang cantik. Anda lihat saja kombinasi warna pada tubuh, sirip, dan ekornya. Cocok nih sebagai jenis ikan cupang hias.

9. Jenis Ikan Cupang Surga


 

Jenis Cupang Surga banyak terdapat di Asia Tenggara seperti beberapa daerah di Indonesia yaitu Sumatra, Jawa, dan Bali. Ikan ini termasuk cupang liar yang saat ini sudah semakin sulit ditemukan sehingga harganya tergolong mahal.

10. Jenis Ikan Cupang Emas



Seperti namanya, cupang Emas yang memiliki nama lain Betta unimaculata ini memiliki warna kuning keemas-emasan. Ikan ini banyak ditemukan di sawah, sungai, dan rawa.

11. Veil Tail yang Ekornya Menawan


Coba Anda perhatikan ekor ikan cupang yang satu ini. Menarik, bukan? Ekor cupang Veil Tail memang terkenal menawan. Tertarik untuk memeliharanya di rumah?

12. Coccina atau Cupang Belgi Bangkok


Cupang Coccina atau yang memiliki nama lain cupang Belgi Bangkok ini memiliki bentuk tubuh yang khas dan warna yang menarik. Warna merah dari ikan ini pasti dapat membuat tampilan ruangan semakin menarik!

13. Si Cantik Ikan Cupang Slayer


Cupang yang satu ini sering menjadi favorit banyak orang. Bagaimana tidak? Bentuk ekor dan sirip dari cupang Slayer sangat indah. Warna terang pada tubuhnya juga membuatnya semakin menarik.

14. Jenis Ikan Cupang Plakat


 

Cupang Plakat terkenal sebagai jenis ikan cupang aduan. Namun, warnanya yang cantik membuat banyak orang juga memelihara ikan ini sebagai ikan hias .Ciri khas dari jenis cupang ini terletak pada motif siripnya yang tegas.

15. Spade Tail yang Berekor Lancip


Dari melihat gambarnya saja, pasti Anda bisa melihat keunikan dari ikan cupang Spade Tail. Ya! Ekornya melancip, berbeda dengan jenis lainnya. Namun sayangnya, ikan ini tergolong langka,.

16. Halfsun, Si Hasil Kawin Silang


Cupang Halfsun merupakan hasil perkawinan silang antara cupang Halfmoon dan Crown Tail. Disebut Halfsun karena sirip dan ekornya mirip dengan bentuk matahari.

17. Over Halfmoon


Jika Cupang Halfmoon dapat membentangkan ekornya menjadi bentuk setengah lingkaran, Jenis Over Halfmoon ini dapat membentangkan ekornya melebihi setengah lingkaran. Cantik, ya?

18. Dumbo atau Big Ear


Ikan cupang Dumbo ini sering disebut cupang Big Ear karena sirip telinganya yang sangat lebar seperti sayap. Persis seperti karakter kartun Dumbo, 

19. Snakehead (Betta channoides)



 

Siapa sangka, ikan cupang liar yang satu ini ternyata asli Indonesia, lho. Dilansir dari goodnewsfromindonesia.id, cupang Snakehead adalah ikan cupang endemik yang hanya ada di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

20. Jenis Ikan Cupang Giant


Sesuai namanya, cupang Giant yang berhasil dikembangbiakan breeder dari Thailand ini memiliki ukuran terbesar yaitu mencapai 12 cm. Namun, karena tubuhnya yang besar itulah ikan ini tidak selincah cupang kebanyakan.

Nah , setelah melihat jenis-jenis ikan cupang dan gambarnya jenis manakah yang paling tertartik untuk Anda pelihara? Jangan lupa sebelum membeli ikan, perhatikan dengan benar dulu jenis-jenis ikan cupang dan ciri-cirinya agar bisa membeli yang sesuai kebutuhan.

 

Pakan Alami Ayam Kampung

 



1. Pakan Ayam Jagung Giling

Jagung yang telah digiling adalah makanan terbaik yang bisa kamu berikan pada ayam.

Kandungan dan nutrisi pada jagung juga sangat menyehatkan bagi ayam.

Pada jagung giling, kamu dapat menemukan serat, vitamin C, asam lemak, omega-6, vitamin B, kalium, dan banyak nutrisi lainnya.

2. Pelet

 Pelet adalah makanan hewan murah yang terbuat dari bahan makanan yang digiling dan dipadatkan.

Umumnya pelet digunakan sebagai makanan untuk ikan atau ayam dan sangat diminati oleh peternak ayam karena harganya yang murah.

Pelet untuk ayam terbuat dari berbagai jenis makanan, seperti sayuran, kunyit, dedak, vitamin, tepung ikan, kedelai, jagung, bekatul, dan air bersih.

3. Dedak atau Bekatul

Pakan yang satu ini sudah sering digunakan oleh para peternak ayam.

Dedak berasal dari limbah penggilingan beras putih, bekatul, protein, natrium, dan lemak.

Karena gizinya yang kurang lengkap, ada baiknya kamu menyelingi dedak dengan pakan lain agar nutrisi ayam terpenuhi.

4. Pakan Ayam Limbah Gandum

Limbah gandum atau pollard berasal dari limbah penggilingan gandum yang diolah menjadi terigu.

Pakan ini mengandung serat kasar dan energi metabolisme yang rendah.

Pemberian pakan ini baiknya diselingi dengan pakan lain yang kaya akan protein, seperti kedelai, ikan, dan susu.

5. Ubi yang Telah Dicincang

Kandungan protein dan serat pada ubi sangatlah tinggi, sehingga cukup menyehatkan bagi ayam.

Namun, kamu harus hati-hati ketika memberikan pakan ini karena daun ubi memiliki racun yang berbahaya bagi hewan.

6. Tepung Tulang

 Pakan ini terbuat dari tulang ikan dan ayam yang sudah tidak diperlukan lagi oleh peternakan.

Tepung tulang memiliki kandungan nutrisi yang besar, seperti fosfor, kalium, natrium, mangan, kalsium, dan magnesium.

Salah satu jenis tepung tulang yang baik diberikan pada ayam adalah tepung tulang ikan tuna karena kalsiumnya yang tinggi dan dapat mencegah ayam mengalami pengeroposan tulang.

7. Pakan Ayam Sorgum

 

Sorgum, cantel, batar torjeng, atau cantrik adalah salah satu makanan yang memiliki kandungan protein tinggi.

Meskipun bernutrisi tinggi, jangan memberikan sorgum berlebihan pada ayam karena dapat membuat pertumbuhan ayam menurun dan mengakibatkan kelainan pada kaki ayam.

Baiknya kombinasikan makanan ini dengan bungkil kedelai agar ayam dapat tumbuh lebih sehat.

8. Bungkil Kacang Kedelai

Bungkil kedelai mengandung 44 hingga 51 persen protein dan asam amino yang sangat tinggi.

Namun kamu harus memerhatikan beberapa hal ketika memberikan makanan ini pada ayam.

Sebelum diberikan jangan lupa untuk mengolah terlebih dahulu bungkil agar proteinnya dapat dicerna dengan baik oleh ayam.

9. Pakan Ayam Tepung Ikan

Tepung ikan memiliki kandungan lemak tak jenuh dan dapat membantu reproduksi ayam ternak.

Kandungan mineral dan vitamin pada tepung ikan juga sangat bermanfaat bagi kesehatan ayam.

10. Tepung Keong Mas atau Siput

 Cangkang keong yang telah dibersihkan dapat diolah menjadi tepung dan diberikan sebagai makanan ayam.

Memberikan tepung keong mas atau siput pada ayam membuat ayam cepat gemuk dan dapat memenuhi kandungan mineral yang dibutuhkan oleh ayam.

11. Nasi Putih

Untuk ayam aduan, kamu dapat memberikan mereka nasi putih sebagai pakan.

Jadikan nasi putih sebagai makanan selingan untuk ayam aduanmu agar kandungan karbohidrat mereka terpenuhi.

Ternak Ayam Kampung

 Tak dipungkiri lagi, bisnis ternak ayam kampung jadi salah satu usaha yang menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir. Dari tahun ke tahun, permintaan daging ayam ini selalu naik. Semakin banyak restoran hingga warung pinggir jalan yang menjual santapan menu ayam kampung. 


Harga karkas ayam kampung juga relatif stabil dibandingkan ayam potong pedaging atau broiler yang kerap kali anjlok di tingkat peternak, terutama di peternak mandiri. 
Febroni Purba, mengatakan harga jual ayam kampung lebih mahal karena kualitas dagingnya yang berbeda dengan ayam pedaging broiler. Selain itu, persepsi bahwa daging ayam kampung lebih sehat, membuat konsumsinya di Indonesia terus meningkat. 

Jenis ayam kampung yang tengah populer dibudidayakan peternak di Indonesia yakni ayam kampung KUB. 

"Peternakan ayam kampung kini semakin diminati tidak hanya dari pendatang baru atau pemula saja tetapi juga dari peternak ayam broiler," jelas Roni, sapaan akrabnya kepada Kompas.com, Senin (18/5/2020). 

"Ambruknya harga jual ayam broiler sepanjang tahun 2019 hingga memasuki triwulan tahun 2020, membuat sejumlah peternak ayam broiler beralih memelihara ayam kampung berkapasitas 5.000-10.000 ekor," kata dia lagi. 

Bicara modal, sambung Roni, ternak ayam kampung bisa dimulai dari pekarangan rumah. Untuk pemula, ayam kampung bisa dipelihara di kandang dengan kapasitas mulai dari 300 untuk peternak pemula. 

Menurut Roni, modal untuk memelihara ayam kampung sebetulnya relatif terjangkau mulai dari anak ayam (DOC), hingga bisa panen pada umur 70 hari mencapai Rp 29.000-Rp 30.000/ekor dengan berat rata-rata 0,9-1 kg. Apabila ayam kampung dipasarkan sendiri ke konsumen akhir seperti restoran atau perumahan, harga karkas ayam kampung tentu lebih menjanjikan. 

"Jika memelihara 300 ekor membutuhkan Rp 9 juta. Di luar biaya kandang. Harga jual di pasar bisa mencapai Rp 50.000/ekor. Pendapatan bisa Rp 10.000-Rp 20.000 per ekor," tutur Roni. 

Usaha ayam kampung juga bisa dijadikan usaha sampingan, karena pemberian makan bisa diberikan dua kali sehari. Bahkan sejumlah peternak cukup sekali saja memberikan pakan dengan wadah pakan yang lebih besar. 

Balik Modal  

Sementara untuk perhitungan balik modal, Roni mengilustrasikan pemeliharaan ayam kampung sebanyak 300 ekor dengan modal Rp 9 juta di luar kandang. "Tergantung memelihara berapa ekor. Misalnya 300 ekor dikalikan Rp 30.000 berarti Rp 9 juta. Kalau memelihara hanya satu periode saja menunggu selama 70 hari maka satu tahun ada 4 periode," terang Roni. 
Perhitungannya, dalam satu periode pemeliharaan dari DOC hingga panen selama 70 hari, per satu ekor ayam diperoleh keuntungan sebesar Rp 10.000. Sehingga jumlah ayam 300 ekor bisa menghasilkan untung Rp 3 juta, dengan catatan tak ada kematian selama pemeliharaan. 

Risiko kematian karena penyakit unggas bisa dihindari dengan melakukan vaksinasi pada ayam. Artinya, dengan perhitungan tersebut, peternak sudah balik modal kurang dari setahun. 

Pasar ayam kampung juga cukup luas. Selain dijual ke bakul, ayam bisa dijual langsung ke pedagang ayam potong di pasar. Jika ingin mendapat harga lebih tinggi, peternak bisa menjualnya langsung ke konsumen akhir dalam bentuk olahan. 

"Pertama pasar tradisional karena di sana. Masyarakat atau konsumen mencari ayam kampung. Tapi kalau ayam dipotong sendiri kemudian diolah menjadi karkas atau ayam bumbu maka bisa dijual di supermarket atau jual secara dalam jaringan (online). Harganya bisa meningkat 20-30%," ungkap dia.

Menurut Roni, ayam kampung memiliki pasar tersendiri dari ayam potong broiler karena memiliki peminat tersendiri, terutama bagi mereka yang percaya daging ayam kampung lebih enak dan menyehatkan karena memang dagingnya relatif lebih rendah kolesterol. Ini membuat harga ayam kampung tetap stabil meski harga ayam broiler tengah merosot di pasaran. 

"Ayam kampung tentu lebih unggul dari sisi kualitas nutrisi. Paling tidak kandungan lemak ayam kampung lebih rendah ketimbang ayam broiler yang kandungan lemaknya sangat tinggi," ujar dia. 

Roni yang juga mengelola restoran ayam kampung NatChick di Cogrek, Parung, Bogor ini menuturkan, permintaan ayam kampung yang terus meningkat bisa dilihat saat pandemi wabah virus corona atau Covid-19. "Proyeksi permintaan ayam lokal terus meningkat, bisa dilihat dari data statistik ayam lokal yang terus meningkat dari tahun ke tahun," ucap Roni.   

"Apalagi di tengah kasus Covid-19, terjadi perubahan gaya hidup masyarakat yang ingin lebih sehat. Kita tahu bahwa paradigma masyarakat bahwa ayam kampung lebih sehat ketimbang ayam broiler yang kesannya negatif," imbuh dia. 

Untuk pakan ayam kampung, bisa menggunakan pakan ayam broiler pedaging. DOC juga bisa didapatkan di beberapa peternak pembibit atau dengan membelinya langsung di perusahaan breeding seperti PT Sumber Unggas Indonesia di Parung, Kabupaten Bogor. 

"Untuk mendapatkan DOC relatif sangat mudah meskipun lokasi penetasan masih terkonsentrasi di Jawa Barat. Di luar Jawa Barat, sudah ada penetasan ayam kampung di Jambi dan Bali yang diproduksi oleh PT Sumbe Unggas Indoenesia," kata Roni. 

"Untuk pakan sampai saat ini disarankan bisa memakai pakan ayam broiler karena kebutuhan nutrisinya yang tidak terlalu berbeda," tambah dia. 

Beberapa risiko usaha peternakan ayam kampung antara lain penyakit unggas, kemudian harga pakan ayam yang naik. Risiko penyakit bisa dikurangi dengan vaksinasi dan menjaga kebersihan kandang. Sementara mahalnya pakan bisa ditekan ditekan dengan menggunakan ransum pakan racikan sendiri menggunakan sumber lokal seperti jagung, bekatul, hingga sisa makanan yang terbuang.

 

xxxcarikerjaxxx4